Rapat Penyusunan Dokumen Deskripsi Batik Diwo Kepahiang sebagai Produk Unggulan Daerah
KEPAHIANG — Pemerintah Kabupaten Kepahiang terus mendorong penguatan Batik Diwo sebagai salah satu produk unggulan dan identitas budaya daerah. Hal tersebut diwujudkan melalui Rapat Penyusunan Dokumen Deskripsi Batik Diwo Kepahiang sebagai Produk Unggulan Daerah.
Kegiatan ini melibatkan Tim Ahli MPIG dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin), unsur Kanwil Kementerian Hukum, Dinas Koperasi dan UKM, serta Pengurus Batik Diwo Kepahiang. Tim Ahli MPIG yang hadir antara lain Muhammad Romadhon,S.H. sebagai pemeriksa Merek pertama, Eva Laida ,S.T., M.T sebagai tim ahli indikasi Geografis,dan Isnaini,S.T.,M. T sebagai tim ahli indikasi Geografis.
Rapat membahas penyusunan dokumen deskripsi Batik Diwo, meliputi karakteristik, kekhasan motif, proses pembuatan, serta nilai budaya yang melekat pada batik khas Kepahiang tersebut. Penyusunan dokumen ini menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat perlindungan dan pengembangan Batik Diwo sebagai produk unggulan daerah.
Kegiatan tersebut juga diwarnai dengan foto bersama Kepala dinas UKM Kepahiang Herman Zamzari,S.PKP,MP, Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP., bersama Tim Ahli MPIG Kemenperin, Kanwil Kementerian Hukum, Dinas Koperasi dan UKM, serta Pengurus Batik Diwo Kepahiang.
Sinergi berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat keberadaan Batik Diwo, meningkatkan daya saing produk lokal, sekaligus menjaga warisan budaya Kepahiang agar semakin dikenal luas.